23 Februari 2009

Kampanye Bukan Golput

Kalau orang sedang ramai ramainya berkampanye untuk memenangkan caleg atau partai bahkan presiden, saya malah berkampanye, mengajak anda untuk tidak golput.

Apa alasannya?

Kita boleh tidak percaya, atau bahkan sebal dengan tingkah laku para legislatif yang kita pilih pada pemilu sebelumnya, yang selalu ribut, tidur dan korupsi di berbagai fraksi.
Image Hosted by UploadHouse.com

Akan tetapi apa iya, negara ini kalau tanpa DPR yang mengawasi kinerja parlemen bisa jalan?

Politik mungkin kejam, dan cara cara yang digunakan dalam berpolitik menjijikan,namun belum tentu anggota legislatif maupun seorang presiden akan melakukan hal yang sama pada saat menjalankan tugasnya, masih ada sisi baik yang bisa diambil dari ini semua, yang pasti bahtera negara ini masih memiliki nahkoda dan tetap bisa tetap berlayar, bisa dibayangkan bagaimana sebuah negara yang tidak memiliki pemimpin dan elemen pendukung lainnya (baca=legislatif).

Memilih dalam pemilu tidak sekedar hak pilih bagi seorang rakyat, namun juga kewajiban seorang rakyat untuk ikut serta menentukan siapa yang boleh duduk di pemerintahan dan legislatif.
Tidak ikut memilih dalam pemilu merupakan suatu kesalahan besar menurut saya, karena kita sudah dikalahkan oleh rasa putus asa karena tidak ada lagi yang bisa dipercaya. Padahal satu hak suara sudah bisa menyumbang kemana arah negara ini berjalan.

Tidak ada yang sempurna didunia ini, dan kita juga tidak boleh egois, seorang calon pemimpin atau calon wakil rakyat ada sempurna barulah kita ikut memilih, karena manusia diciptakan dengan segala kekurangannya.
Mungkin kita juga harus melihat kedalam, apakah dalam menjalani hidup ini kita sudah sempurna? Tentunya masih ada kekurangan disana sini, namun yang terbaiklah yang akan usahakan untuk hidup kita.

Ada cerita menarik,
Seorang ibu persediaan berasnya dirumahnya sudah menipis, hari ini adalah sisa terakhir yang bisa dimasak, jadi sang ibu harus segera belanja. Berbekal sedikit uang dari suaminya, ibu pergi kepasar.
Dikarenakan bencana alam banjir dinegri ini, beras yang dijual dipasar saat ini mutunya tidak baik, ada beberapa pilihan beras, namun tidak ada yang bagus, ada yang wangi aromanya tapi tidak begitu putih, ada yang putih tapi baunya agak tengik, dan ada beberapa pilihan lainnya pun tetap memiliki kekurangan.
Apa yang dilakukan si ibu? Apakah dia tidak jadi beli beras dan besok tidak masak nasi?
Atau tetap membeli beras meski pilihannya tidak ada yang bagus, tetapi dengan pilihan yang terbaik diantara beras tersebut?

Mungkin anda bisa menilai sendiri jawaban ibu tersebut.
Image Hosted by UploadHouse.com
Yang jelas memanfaatkan hak pilih anda lebih baik daripada menjadi golput,
memberikan sesuatu lebih baik daripada tidak melakukan apa-apa...

2 komentar:

Anonim mengatakan...

tulisan bagus,

mari kita galang barisan untuk kampanya bukan golput...

satu suara sangat berarti..

Silahkan mampir juga disini
http://defriansyahpsi.blogspot.com/2009/01/pesan-dari-surga-buat-para-koruptor.html

http://pestarakyat.wordpress.com/2008/08/10/bingung-menentukan-pilihan-dalam-pemilu-2009/


http://pestarakyat.wordpress.com/2008/08/17/pilihlah-partai-gabungan-para-koruptor-indonesia-semesta-raya/

http://putrinegriangan.wordpress.com/2009/02/11/striptease-dari-sang-delapan/#more-294

orangpinggirhutan mengatakan...

Sedih rasanya kalau mendengar atau membaca, tentang saudara kita yang mengkampanyekan golput demi kepentingan individu maupun golongan tanpa mempertimbangkan kepentingan rakyat banyak.
terimakasih atas saran dan petuahnya, segera menuju link dimaksud